BI Gelar Sultra Ecofest 2022, Dorong Implementasi Ekonomi Hijau

- Rabu, 24 Agustus 2022 | 21:05 WIB
BI Gelar Sultra Ecofest 2022, Dorong Implementasi Ekonomi Hijau (Hallosultramedia/Dok. istimewa)
BI Gelar Sultra Ecofest 2022, Dorong Implementasi Ekonomi Hijau (Hallosultramedia/Dok. istimewa)

HALLO SULTRA - Bank Indonesia (BI) menggelar Sultra Ecofest 2022, sebagai upaya mendorong implementasi ekonomi hijau untuk menunjang pengembangan perekonomian yang berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sultra Ecofest 2022 merupakan sebuah forum besar yang memperkenalkan dan membahas berbagai isu-isu strategis terkait ekonomi hijau di Sultra. 

Terdapat berbagai rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam Ecofest 2022 tersebut seperti Sarasehan Lintas Otoritas Sultra, juga Webinar Nasional dengan tema Internalisasi Ekonomi Hijau Dalam Pembangunan Berkelanjutan Di Sultra.

Baca Juga: Pemkot Kendari Bersama BI Sinergi Sosialisasikan Penyaluran Bansos Non Tunai

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Sultra, Doni Septadijaya menyampaikan, hal itu dinilai penting sebab ekonomi hijau, merupakan sistem perekonomian yang memiliki fokus terhadap keberlanjutan lingkungan, dan telahmenjadi isu strategis yang penting dan telah banyakIsu terkait ekonomi hijau dibahas dan menjadi salah satu isu prioritas Indonesia pada Presidensi G20.

Dimana Presiden Republik Indonesia telah mengarahkan agar industri melakukan transisi ke energi hijau, agar kelestarian hutan diperhatikan lebih seksama, dan mendorong sektor-sektor ekonomi yang berkelanjutan dengan skema insentif dan disinsentif untuk berinvestasi dalam proyek ekonomi hijau.

Doni Septadijaya mengatakan, isu ekonomi hijau sangat relevan untuk dibahas, mengingat sektor primer yang berbasis SDA masih menjadi kontributor utama ekonomi Sultra. 

Baca Juga: FAO Respons Indonesia Capai Swasembada Selama 3 Tahun

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan berkontribusi sebesar 23,82% terhadap ekonomi Sultra, diikuti oleh lapangan usaha pertambangan dan penggalian dengan pangsa sebesar 18,12%. 

"Keberlangsungan lapangan usaha pertanian dan pertambangan tersebut perlu dijaga, salah satunya melalui implementasi prinsip ekonomi hijau," kata Doni dalam siaran pers KPw BI Sultra, Rabu, 24 Agustus 2022.

Halaman:

Editor: Mita Ayu Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kala Kebaikan Tambang Terhalang Pemahaman

Senin, 17 Oktober 2022 | 14:43 WIB

Terpopuler

X