Sebanyak 262 Guru di Muna Barat Menunggu Pembayaran Tambahan Penghasilan

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 18:25 WIB
Hasan Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Dikbud Mubar ungkap masih kekurangan anggaran untuk membayar Tambahan Penghasilan Guru (Hallosultra/Dok.Hasan Jufri)
Hasan Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Dikbud Mubar ungkap masih kekurangan anggaran untuk membayar Tambahan Penghasilan Guru (Hallosultra/Dok.Hasan Jufri)

HALLO SULTRA - Sebanyak 262 orang guru di Kabupaten Muna Barat (Mubar), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan mendapatkan Tambahan Penghasilan Guru (Tamsil). Adapun nominal Tamsil bagi tenaga non sertifikasi diberikan sebesar Rp250.000 setiap bulannya.

Menurut Hasan Kabid Guru dan tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Tamsil untuk Guru Non Sertifikasi Kabupaten Mubar, triwulan 1 dan 2 tahun 2022 sampai saat ini baru sebagian yang disalurkan.

Ini disebabkan alokasi anggaran DAK Non Fisik tahun 2022 mengalami penurunan anggaran, dimana kebutuhan bayar sebesar Rp. 786.000.000 dengan jumlah 262 guru dengan rincian, TK 6 orang, SD 134 orang dan SMP 122 orang.

Baca Juga: Wow, Rencana Investasi Smelter PT Terra Paradisaea di Sultra Capai Nilai 100 Triliun

Sedangkan Alokasi Dana Transver sesuai Rincian DAK Non Fisik tahun anggaran 2022 sebesar RP. 441.000.000.

"Artinya kita kekurangan anggaran sebesar Rp. 345.000.000 untuk 115 Jiwa," ungkap Hasan Kabid Guru dan tenaga Kependidikan Dikbud Mubar pada Selasa, 2 Agustus 2022.

Hasan menggunakan, mendasari informasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia tentang informasi tunjangan guru tahun 2022, bahwa jika daerah berdasarkan alokasi DAK Non Fisik tahun 2022 tidak mencukupi untuk membayar Tamsil dalam 1 tahun, maka daerah diharapkan segera mengajukan dana cadangan.

Baca Juga: DPD HKTI Sultra Gelar Rapat Kerja Provinsi, ASR: HKTI Bisa Menjadi Ujung Tombak Kesejahteraan

Karena itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muna Barat melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat mengajukan surat ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Cq. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan di Jakarta untuk permohonan tambahan dana Tamsil.

Halaman:

Editor: Rustam Hallo Sultra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X