Nyawa Nyaris Meregang Saat Antar HP COD di Desa Kawite-wite

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 09:43 WIB
Syaiful nyaris diparangi usai mengantar handphone di Desa Kawite-wite, Kabupaten Muna. (Hallosultra/Dok.Bahtiar)
Syaiful nyaris diparangi usai mengantar handphone di Desa Kawite-wite, Kabupaten Muna. (Hallosultra/Dok.Bahtiar)

HALLO SULTRA - Promotor salah satu merk handphone (HP) atas nama Syaiful (27) nyaris meregang nyawa di hutan Kawite-wite, Kecamatan Kabawao, Kabupaten Muna, Provinsi Sultra, akibat dikejar sekelompok pemuda yang sedang minum minuman keras( miras).

Peristiwa ini bermula ketika Syaiful warga Kelurahan Raha II, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna ini mengantarkan satu HP yang diorder salah seorang warga Desa Kawite-wite.dengan sistem cash on delivery (COD).

HP tersebut kemudian diantar Syaiful ke rumah pengorder melewati jalan pintas. Namun saat melewati disalah satu deuker di jalan, ada beberapa pemuda sedang melakukan penimbunan jalan berlubang sambil melakukan pesta minuman keras (miras).

Baca Juga: Turun Rp4.000, Harga Emas Antam Hari Ini, Jumat 1 Juli 2022 Jadi Rp984.000 per Gram


“Saat pulang setelah mengantar HP, baru saya dikejar. Mereka berboncengan menggunakan motor Vixion dan membawa samurai, kayaknya mereka itu mau meminta uang karena habis menimbun beberapa titik jalan yang rusak,” kisah Syaiful.

Saat aksi kejar kejaran motor, Syaiful terjatuh karena menginjak lubang. Untungnya saat terjatuh, ada beberapa warga di tempat kejadian perkara (TKP) yang melihat lalu menolongnya. Kemudian para pelaku yang mengejar tadi pergi begitu melihat banyak warga yang menolong.

“Di saat terbaring dua warga menghampiri lalu menolongku, kemudian mengantarkan saya di rumah kerabat di Desa Kabangka. Di rumah itulah saya menelpon polisi. Sementara motor saya biarkan di TKP, karena mengalami kerusakan,” ungkap Syaiful.

Baca Juga: Melalui Tim CSR, PT GKP Bantu Perbaikan Jalan di Pulau Wawonii

Di tempat terpisah, Kapolsek Kabawo AKP La Ampi melalui Kanit Reskrim Aipda Akbar mengatakan, saat ini satu orang telah diamankan guna dilakukan pendalaman.

“Satu orang sudah diamankan berinisial FS, tapi terduga saat ini sedang mabuk berat, jadi susah untuk dimintai keterangannya. Kami harapkan para pelaku bisa kooperatif untuk menyerahkan diri,” harapnya. ***

Halaman:

Editor: Rustam Hallo Sultra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X