Di LPSK, Tersangka Bharada E Mengaku Bukan Ajudan Tapi Hanya Sopir

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 18:52 WIB
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Edwin Partogi (Hallosultra/Dok.Twitter)
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Edwin Partogi (Hallosultra/Dok.Twitter)


HALLO SULTRA - Bharada E tersangka pelaku penembakan Brigadir J hingga tewas, diketahui baru mendapatkan pistol pada November 2021 lalu.

Informasi ini terungkap setelah tersangka Bharada E diperiksa pada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

" Tersangka Bharada E baru dapat pistol bulan November tahun lalu, dan dia terakhir latihan menembak pada bulan Maret 2022," ujar  Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi pada Kamis, 4 Agustus 2022.

Baca Juga: Kalla Toyota Hadirkan Promo Merdeka Punya Toyota, DP Mulai 17 Jutaan


Edwin mengungkapkan, Bharada E bukan seseorang yang jago dalam menembak dalam hasil penelusurannya.

Menurutnya, Bharada E bukan bertugas sebagai ajudan atau aide-de-camp (Adc) Irjen Ferdy Sambo, melainkan sekadar sopir.

Namun demikian, Edwin menegaskan keterangan Bharada E itu harus diklarifikasi ulang ke berbagai pihak.

Baca Juga: Dalam Kurun Lima Tahun, Kominfo Hapus 534 Ribu Akun Judi Online

"Di beberapa keterangan memang ada yang menurut kami perlu dikroscek kebenarannya, yang kami sendiri juga belum meyakini," ucapnya.

Selain itu, Edwin menilai tepat jika polisi menerapkan Bharada E sebagai tersangka. Alasannya, insiden tembak menembak itu berdampak terhadap kematian seseorang.

Halaman:

Editor: Rustam Hallo Sultra

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X