25 Polisi Tak Profesional Belum Diperiksa Komnas HAM

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 15:14 WIB
Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara  (Hallosultra/Dok.PMJ News)
Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara (Hallosultra/Dok.PMJ News)

HALLO SULTRA - Komnas HAM yang saat ini mendalami penyebab kasus kematian Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, belum mengagendakan pemeriksaan terhadap 25 polisi yang disebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak profesional dalam menjalankan tugas.

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan hingga kini pihaknya belum menjadwalkan pemeriksaan 25 polisi. Meski demikian, pemeriksaan tersebut bukan hal yang tak mungkin.

"Belum, kami belum mengagendakan, tetapi tidak tertutup kemungkinan," ujar Beka Ulung Hapsara pada Jumat, 5 Agustus 2022 sebagaimana dikutip dari laman PMJNews.com.

Baca Juga: Pemkot Kendari dan BI Sultra Terapkan Digitalisasi Pembayaran di Pasar Tani

Beka menegaskan, Komnas HAM akan bekerja berdasarkan tahapan yang ada. Khusus hari ini, pihaknya menjadwalkan pemeriksaan uji balistik. Namun, jika tim siber datang, Komnas HAM juga akan langsung melakukan pemeriksaan atau meminta keterangan.

"Tapi kalau ditanya soal 25 anggota polisi tersebut, belum kami putuskan," ucapnya.

Sementara mengenai pemeriksaan uji balistik, lanjut Beka, Komnas HAM akan mendalami beberapa hal. Di antaranya penggunaan peluru, register senjata atas nama siapa, kemudian apakah ada peluru yang pecah atau tidak.

Baca Juga: Di LPSK, Tersangka Bharada E Mengaku Bukan Ajudan Tapi Hanya Sopir

Dia melanjutkan, apabila ada peluru yang pecah, apakah polisi menemukan pecahannya atau tidak, terrmasuk mengonfirmasi temuan-temuan lain dari tim khusus kepolisian dalam kasus kematian Brigadir J.

Halaman:

Editor: Rustam Hallo Sultra

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Terbitkan Keppres Cuti Bersama bagi ASN

Kamis, 28 April 2022 | 06:29 WIB
X