Pemkot Kendari dan BI Sinergi Dorong Perluasan Transaksi Non Tunai di Kendari

- Kamis, 1 September 2022 | 21:38 WIB
Pemkot Kendari dan BI Sinergi Dorong Perluasan Transaksi Non Tunai di Kendari (Hallosultramedia/Dok. istimewa )
Pemkot Kendari dan BI Sinergi Dorong Perluasan Transaksi Non Tunai di Kendari (Hallosultramedia/Dok. istimewa )

HALLO SULTRA - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama Bank Indonesia (BI) sinergi mendorong perluasan pemanfaatan transaksi non tunai khususnya menggunakan kanal pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari BI. 

Berbagai upaya telah dilakukan secara terus menerus seperti melalui sosialisasi kepada berbagai kalangan masyarakat, pendampingan dan pelatihan pemanfaatan QRIS kepada berbagai pelaku usaha serta menyelenggarakan berbagai acara yang menerapkan sistem non tunai QRIS

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir mengatakan, pihaknya sangat mendukung digitalisasi sistem pembayaran di Kota Kendari dan mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para mitra pemerintah untuk memanfaatkan sistem pembayaran non tunai dari BI ini. Selain itu Pemkot Kendari juga akan berupaya mengembangkan penerapan QRIS keberbagai sektor dalam pemerintahan sehingga pelayanan kepada masyarakat akan lebih efisien lagi. 

Baca Juga: Penjelasan Polri Terkait Pengacara Brigadir J Tak Diizinkan Ikuti Rekonstruksi

"Kami sangat mengapresiasi sekali upaya yang dilakukan BI, ini langkah maju yang kemudian akan kita perluas lagi keberbagai segmen," ujarnya di giat Ngopi Bareng di salah satu resto di Kendari, Rabu, (31/8/2022). 

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Sulawesi Tenggara (Sultra), Doni Septadijaya menjelaskan, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi bukan hanya kepada pelaku usaha UMKM namun juga keberbagai sektor termasuk pemerintah agar dapat memanfaat QRIS dalam pelayanannya seperti untuk pembayaran pajak, air atau listrik dan pelayanan lainnya. 

"Pemanfaatan sistem transaksi non tunai di Kota Kendari dapat memberikan berbagai dampak positif seperti sistem transaksi menjadi lebih mudah dan efisien, transaksi aman dan dapat mencegah terjadinya pungli khususnya dalam pelayanan masyarakat di pemerintahan," ungkapnya.***

Editor: Mita Ayu Wulandari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragis, Anak Usia 8 Tahun Jadi Korban Tabrak Lari

Senin, 15 Agustus 2022 | 07:04 WIB

Terpopuler

X