Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku Hewan Ternak, Karantina Pertanian Kendari Perketat Pengawasan

- Senin, 23 Mei 2022 | 17:11 WIB
Karantina Pertanian Kendari antisipasi PMK di Sultra. (Dok.hallosultramedia/ist)
Karantina Pertanian Kendari antisipasi PMK di Sultra. (Dok.hallosultramedia/ist)

HALLO SULTRA - Mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), Kementerian Pertanian melalui Kepala Badan Karantina Pertanian mengunjungi Instalasi Karantina Hewan (IKH) di Karantina Pertanian Kendari pada Sabtu, 21 Mei 2022.

Hal ini untuk memastikan kelayakan karantina hewan yang diberlakukan selama 14 hari terhadap hewan yang hendak keluar dan masuk Sulawesi Tenggara.

Pemberlakuan karantina selama 14 hari untuk pemasukan dan pengeluaran hewan ternak menjadi salah satu langkah Barantan untuk mencegah penyebaran PMK di suatu wilayah.

Baca Juga: Karantina Pertanian Kendari dan PDHI Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku Masuk di Sultra

Kebijakan ini diterapkan kepada 50 unit pelaksana teknis (UPT) karantina pertanian dan di setiap pintu pemasukan dan pengeluaran hewan ternak.

Kepala Badan Karantina Pertanian, Bambang menjelaskan, PMK bukan penyakit yang dapat menular atau membahayakan manusia.

Namun PMK ini menurutnya harus terus diwaspadai agar tak masuk ke wilayah Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: Kota Kendari Kini Terapkan Sistem Transaksi Digital di Enam Pasar

“Untuk diketahui bersama daging ternak yang positif PMK masih dapat dikonsumsi selama dimasak dengan cara yang benar," jelas Bambang dalam keterangan tertulis pada Senin, 23 Mei 2022.

"Jadi masyarakat tidak perlu panik dan tetap mengkonsumsi daging ternak seperti biasanya,” tambah Bambang.

Halaman:

Editor: Didul Sultra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polresta Kendari Tangkap Pencuri HP Bermodus COD

Selasa, 24 Mei 2022 | 11:59 WIB
X