Karantina Pertanian Kendari dan PDHI Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku Masuk di Sultra

- Rabu, 11 Mei 2022 | 11:23 WIB
Kepala Karantina Pertanian Kendari, N.P. Ginting dan Ketua PDHI Sultra, drh. Putu Nara Kusuma. (Foto: dok.hallosultramedia)
Kepala Karantina Pertanian Kendari, N.P. Ginting dan Ketua PDHI Sultra, drh. Putu Nara Kusuma. (Foto: dok.hallosultramedia)

HALLO SULTRA - Karantina Pertanian Kendari bersama Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sulawesi Tenggara mulai melakukan antisipasi masuknya penyakit mulut dan kuku (PMK) di Sultra yang dapat menjangkit sapi, kerbau, kambing, domba, dan babi.

Langkah tersebut diambil Karantina Pertanian Kendari dan PDHI Sultra setelah April 2022 lalu ditemukan penyakit serupa menjangkiti ribuan sapi di Jawa Timur.

"Sudah ada instruksi dari presiden dan perintah juga dari Menteri Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian terkait antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku pada sapi, kerbau, kambing, domba, dan babi," terang Kepala Karantina Pertanian Kendari, N. Prayatno Ginting di kantornya pada Selasa, 10 Mei 2022.

Baca Juga: Polisi Amankan Seorang Pria di Kendari dengan Barang Bukti 3 Sepeda Motor

NP Ginting mengatakan, sebagai langkah antisipasi awal pihaknya akan semakin intens melakukan pengawasan keluar masuk hewan jenis sapi, kerbau, domba, kambing, dan babi.

"Karena Sultra ini sebagai salah satu daerah penghasil sapi di Indonesia dan dikirim ke kabupaten dan kota lain di luar Sultra," terang N. Prayatno Ginting.

N. Prayatno Ginting bilang, pihaknya akan melakukan pengecekkan kesehatan terhadap hewan yang akan keluar dan masuk Sultra.

Baca Juga: Seorang Warga Kolaka Timur Sulawesi Tenggara Hilang Diterkam Buaya

Ia menegaskan, PMK merupakan penyakit kategori satu yang penyebaran sangat cepat, sehingga pihaknya akan sangat ketat dalam pengawasan lalu lintas hewan baik melalui jalur darat maupun laut.

"Jika ditemukan satu ekor dalam pengiriman maka sapi tersebut langsung dimusnahkan. Sapi lain dan alat pengangkutnya akan diisolasi selama 14 hari," tegasnya.

Halaman:

Editor: Didul Sultra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tragis, Anak Usia 8 Tahun Jadi Korban Tabrak Lari

Senin, 15 Agustus 2022 | 07:04 WIB

Terpopuler

X